Persija Jakarta turun ke posisi kedua klasemen Liga 1 setelah Dewa United mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11/2026). Macan Kemayoran kini harus meraih kemenangan saat menjamu Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium, Sabtu (7/11), untuk menjaga persaingan di papan atas.
Dewa United mengoleksi 20 poin dari sembilan pertandingan, unggul dua angka dari Persija yang mengantongi 18 poin dari delapan laga. Kemenangan atas Persebaya akan membuka peluang bagi Persija untuk memangkas jarak, sekaligus memberi tekanan kepada pemuncak klasemen.
Laga pekan kesembilan itu dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Persija mendapat keuntungan bermain di kandang, tetapi lawatan Persebaya tetap menjadi ujian penting bagi tim ibu kota yang tengah mengejar kembali posisi teratas.
Dewa United naik ke puncak klasemen Liga 1
Dewa United memastikan tiga poin lewat gol Taisei Marukawa pada menit 90+5. Sebelumnya, Denilson membawa timnya mencetak gol, sementara Ezequiel Vidal menyumbang gol balasan untuk PSIM. Hasil itu mengubah susunan di puncak klasemen dan membuat Persija harus menunggu hasil laga berikutnya untuk kembali mendekat.
Persija sendiri datang ke pertandingan ini setelah kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan kedelapan. Dalam laga tersebut, Macan Kemayoran sempat unggul lebih dahulu melalui Muhammad Rayhan Hannan pada menit keempat. Dewa United kemudian menyamakan kedudukan lewat Denilson sebelum Taisei mencetak gol penentu.
Kartu merah untuk Dony Tri Pamungkas pada menit ke-65 menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan itu. Persija harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain, sementara Dewa United meningkatkan tekanan dan akhirnya membalikkan keadaan.
Kekalahan tersebut menjadi latar bagi Persija menjelang pertemuan dengan Persebaya. Kemenangan di JIS akan menjadi jawaban langsung atas hasil kurang menguntungkan itu dan menjaga peluang mereka dalam persaingan gelar.
Persija siapkan laga kandang melawan Persebaya
Persija memiliki catatan kuat di kandang. Operator kompetisi mencatat tim itu tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan di JIS. Kondisi lapangan juga disebut telah menjalani perawatan intensif selama dua pekan, sehingga diharapkan mendukung permainan menyerang tuan rumah.
Persebaya datang dari posisi ketujuh dengan 13 poin. Hasil mereka dalam beberapa pertandingan terakhir belum sepenuhnya konsisten: bermain imbang 1-1 dengan Persijap Jepara, menang 3-1 atas Madura United, lalu kalah 0-1 dari PSM Makassar. Mereka juga takluk 2-3 dari Kendal Tornado FC di ajang League Cup 2026/2027.
Meski demikian, Persija tidak bisa mengandalkan catatan lawan semata. Pelatih Shin Tae-yong mengingatkan para pemain agar menjaga fokus sepanjang pertandingan dan tidak meremehkan kekuatan Persebaya.
“Saya menyampaikan kepada para pemain untuk tidak lengah dan memberikan yang terbaik,” kata Shin, seperti dikutip dalam laporan Antara Jakarta, Jumat (6/11).
Shin juga menilai konsistensi selama 90 menit menjadi bekal penting untuk meraih hasil positif. Persija, menurutnya, harus tetap menjaga intensitas meski Persebaya sedang menghadapi hasil yang naik-turun.
Kabar kondisi Shin Tae-yong belum seragam
Informasi mengenai kehadiran Shin di pinggir lapangan menjelang laga ini belum seragam. Satu laporan menyebut pelatih berusia 56 tahun itu terserang influenza tipe A dan akan menyaksikan pertandingan dari rumah setelah menjalani perawatan. Dalam laporan tersebut, asisten pelatih Choi In-cheul disebut tetap berkomunikasi intensif dengan Shin terkait strategi tim.
Namun, laporan lain menyebut Shin telah pulih setelah menjalani perawatan dan siap mendampingi Persija secara langsung. Perbedaan informasi ini membuat kepastian mengenai kehadirannya perlu menunggu konfirmasi terbaru dari klub atau tim pelatih. Kedua laporan sama-sama menyatakan bahwa persiapan para pemain berlangsung serius menjelang laga.
Bagi Persija, siapa pun yang memimpin dari tepi lapangan, targetnya tetap jelas: mengamankan tiga poin. Hasil pertandingan di JIS akan menentukan seberapa dekat Macan Kemayoran kembali ke puncak, sementara persaingan papan atas masih terbuka dengan kompetisi yang terus berjalan.
