WhatsApp Events disebut kini memungkinkan pengguna mengundang teman yang belum memiliki akun WhatsApp. Namun, informasi yang beredar belum merinci bagaimana undangan itu dikirim, apakah penerima bisa melihat seluruh detail acara, atau bagaimana mereka menyatakan kehadiran. Fitur ini hadir di tengah pengembangan alat acara WhatsApp yang sebelumnya diperluas dari Komunitas ke grup reguler.
Fitur acara di WhatsApp dirancang agar pengguna dapat membuat dan mengelola kegiatan langsung dari ruang percakapan. Acara dapat memuat nama, deskripsi, tanggal, serta lokasi opsional. Pembuatnya juga bisa menentukan apakah kegiatan akan dilengkapi panggilan suara atau video.
Fitur undangan untuk orang di luar WhatsApp berpotensi memperluas jangkauan acara, terutama ketika penyelenggara perlu mengajak teman atau kerabat yang tidak memakai aplikasi tersebut. Meski begitu, rincian teknis tentang dukungan bagi pengguna non-WhatsApp belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Dari Komunitas ke grup reguler
WhatsApp lebih dulu menghadirkan fitur Events untuk Komunitas. Setelah itu, perusahaan mulai menguji fitur serupa di grup reguler. Dalam laporan detikInet pada 1 Juli 2024, fitur tersebut masih digulirkan kepada penguji beta di Android dan iOS.
Pengguna beta Android versi 2.24.14.9 dan iOS versi 24.13.72 disebut sudah dapat mencoba pembuatan acara di grup. Cara membuatnya cukup melalui ikon penjepit kertas di kolom chat, lalu memilih ikon Event berbentuk kalender. Pengguna kemudian mengisi informasi kegiatan yang diperlukan.
Setelah acara dibuat, anggota grup dapat melihat detailnya. Pembuat acara juga bisa memperbarui informasi jika ada perubahan. Anggota grup dapat menerima atau menolak undangan, sehingga percakapan tidak harus menjadi satu-satunya tempat untuk mengatur siapa yang akan hadir.
Acara juga dapat dibuat di chat pribadi
Perkembangan fitur acara tidak berhenti di grup. Teknologi.id melaporkan adanya opsi membuat event di chat personal. Dalam laporan itu, WhatsApp juga disebut menyediakan pilihan RSVP “maybe”, penambahan satu orang sebagai pendamping, pengaturan waktu berakhir acara, serta fitur untuk menyematkan event di percakapan.
Opsi tersebut memberi keleluasaan untuk mengatur kegiatan dalam skala kecil, misalnya pertemuan antara dua orang atau rencana yang melibatkan beberapa teman. Informasi acara yang disematkan juga lebih mudah ditemukan kembali di tengah percakapan yang terus bertambah.
Untuk undangan kepada orang yang belum mempunyai akun, informasi yang ada belum menjelaskan apakah seluruh pilihan ini juga tersedia bagi mereka. Belum ada rincian mengenai cara penerima membuka undangan, jenis respons yang dapat diberikan, ataupun apakah mereka perlu membuat akun untuk mengikuti pembaruan acara.
Privasi dan ketersediaan fitur
Dalam pengujian fitur event di grup, WhatsApp menyebut informasi acara dan komunikasi di dalam grup dilindungi enkripsi end-to-end. Artinya, menurut laporan tersebut, hanya anggota grup yang dapat mengakses informasi acara dan percakapan terkait. Cakupan perlindungan ini untuk undangan yang diterima orang tanpa akun belum dijelaskan.
Laporan pada Juli 2024 menyebut fitur event grup tersedia bagi sebagian pengguna yang memasang pembaruan melalui Google Play Store dan Apple App Store, dengan peluncuran bertahap untuk pengguna lain. Informasi itu menggambarkan tahap pengembangan pada saat laporan diterbitkan, bukan kepastian status ketersediaan fitur saat ini.
WhatsApp juga saat itu tengah menjajaki pengingat acara dan pilihan memasang foto sampul. Kedua opsi tersebut disebut sebagai kemungkinan pengembangan untuk memperkaya pengelolaan acara, bukan fitur yang dipastikan sudah tersedia bagi semua pengguna.
Kemampuan mengundang orang tanpa akun dapat membuat acara di WhatsApp lebih mudah menjangkau peserta baru. Namun, sebelum mengandalkannya untuk mengatur kegiatan, penyelenggara perlu memeriksa fitur yang benar-benar muncul di aplikasinya dan memastikan calon peserta memahami cara membuka undangan serta memberikan respons.
