Indonesia menempati posisi kedelapan dalam daftar Negara Terbaik di Dunia 2026 versi Condé Nast Traveller (CN Traveller), dengan skor 93,75 dari 100. Pengakuan dalam Readers’ Choice Awards ini menempatkan Indonesia di antara sepuluh negara yang dinilai paling menarik oleh para pelancong.
Berbeda dari penghargaan yang ditentukan panel juri internal, daftar tersebut disusun berdasarkan voting dan penilaian langsung pembaca. CN Traveller menyebut keindahan alam Indonesia sebagai salah satu daya tarik utama, sementara Bali, Taman Nasional Komodo, Raja Ampat, dan Lombok menjadi destinasi yang ikut mengangkat nama Indonesia.
Bagaimana daftar Negara Terbaik 2026 disusun?
Readers’ Choice Awards merupakan penghargaan pariwisata tahunan yang diselenggarakan CN Traveller, media dan majalah gaya hidup perjalanan yang berbasis di Amerika Serikat dan Inggris. Kategori Negara Terbaik di Dunia menilai sejumlah aspek yang membentuk pengalaman wisata, bukan hanya popularitas sebuah destinasi.
Metrik yang diperhitungkan mencakup budaya, kualitas kuliner, infrastruktur, kemudahan transportasi, keramahan penduduk lokal, keamanan, keindahan alam, serta aktivitas luar ruang. Ulasan pembaca kemudian dikonversi menjadi persentase nilai rata-rata.
Karena berasal dari suara para pelancong, hasilnya menggambarkan penilaian dan preferensi mereka terhadap destinasi yang dikunjungi. CN Traveller menilai pendekatan ini mencerminkan pengalaman langsung wisatawan, alih-alih pilihan yang semata-mata ditetapkan oleh tim redaksi atau juri internal.
Yunani berada di posisi pertama dengan nilai 98,14 dari 100. Negara itu dikenal lewat beragam tujuan, mulai dari Santorini dan Mykonos hingga Kreta. Daftar tersebut juga menyoroti pulau-pulau lain seperti Paros, Hydra, Ios, dan Tinos, yang menawarkan karakter berbeda bagi pengunjung.
Indonesia di peringkat kedelapan, Bali bukan satu-satunya daya tarik
Indonesia memperoleh nilai 93,75 dan berada di urutan kedelapan. CN Traveller mengaku tidak terkejut melihat Indonesia masuk dalam daftar, mengingat kekayaan alamnya. Yang menjadi catatan media tersebut adalah Indonesia sempat absen dari ajang ini pada tahun sebelumnya.
Bali tetap menjadi pusat pariwisata Indonesia dalam sorotan CN Traveller. Pulau itu menawarkan ragam pengalaman, dari tempat peristirahatan holistik di tengah hutan hingga pilihan bagi backpacker dan beach club yang mengikuti tren.
Namun, perhatian wisatawan tidak hanya tertuju ke Bali. Di tengah lonjakan pengunjung yang mengarah pada kondisi overtourism, sejumlah wilayah lain mulai mencuri perhatian. CN Traveller menyebut Taman Nasional Komodo, Raja Ampat, dan Lombok sebagai destinasi yang ikut membawa Indonesia kembali ke daftar tersebut.
Kemudahan akses penerbangan internasional juga disebut sebagai salah satu keunggulan Indonesia. Bersama variasi bentang alam dan pilihan perjalanan, faktor ini melengkapi daya tarik negara kepulauan tersebut dalam penilaian para pembaca.
Yunani memimpin, negara Asia masuk dalam daftar
Di bawah Yunani, Jepang menempati posisi kedua, disusul Italia di urutan ketiga. Turki berada di peringkat keempat, Portugal kelima, Costa Rica keenam, dan Kroasia ketujuh. Setelah Indonesia, Kenya menempati posisi kesembilan dan Thailand melengkapi sepuluh besar.
Susunan tersebut memperlihatkan bahwa daftar ini mencakup destinasi dengan daya tarik yang beragam. Indonesia dan Thailand menjadi dua negara Asia yang masuk sepuluh besar, sementara negara-negara Eropa mendominasi posisi teratas.
Bagi Indonesia, posisi kedelapan menjadi pengakuan atas kekuatan destinasi yang sudah dikenal sekaligus perhatian yang mulai meluas ke berbagai wilayah. Catatan mengenai overtourism di Bali juga mengingatkan bahwa popularitas perlu diimbangi pengelolaan kunjungan yang baik. Dengan destinasi yang tersebar dari Bali hingga Raja Ampat, tantangan berikutnya adalah menjaga daya tarik tersebut tetap lestari saat semakin banyak pelancong datang.
