Yan Diomande kembali mencuri perhatian saat Real Madrid menang 3-0 atas Racing Santander di Campos de Sport de El Sardinero, Minggu (1/11/2026). Pemain sayap asal Pantai Gading itu menutup pesta gol Madrid dengan sepakan voli keras dari depan kotak penalti, sekaligus meneruskan tren penampilan apiknya dalam beberapa laga terakhir.
Madrid mencetak seluruh gol pada babak pertama. Kylian Mbappe membuka keunggulan lewat penalti, disusul Jude Bellingham, sebelum Diomande memastikan tim tamu unggul tiga gol. Hasil tersebut menambah panjang rangkaian kemenangan Los Blancos dan menjaga mereka tetap bersaing di papan atas LaLiga.
Diomande tak hanya berkontribusi lewat gol. Gerakannya merepotkan barisan belakang Santander, sementara catatan statistiknya menunjukkan peran yang aktif di kedua sisi permainan. Ia melepaskan tiga tembakan, membuat satu umpan kunci, serta membukukan tiga dribel sukses.
Gol Diomande melanjutkan tren positif
Diomande juga bekerja saat Madrid kehilangan bola. Ia mencatat satu intersep, satu sapuan, dan dua tekel sukses, serta memenangi tujuh duel. Rangkaian statistik itu menggambarkan kontribusi pemain berusia 19 tahun tersebut yang tidak terbatas pada upaya menyerang.
Dalam enam pertandingan terakhir bersama Madrid, Diomande telah mengemas empat gol dan tiga assist. Performa itu menjadi jawaban atas keraguan yang sempat muncul pada awal musim, ketika ia belum mencatat gol maupun assist dalam lima laga pertama LaLiga 2026/2027.
Salah satu penampilan yang ikut mengangkat namanya terjadi saat Madrid mengalahkan Sevilla 4-1 pada 19 Oktober. Diomande tampil di sisi kiri serangan, mencetak gol pada menit ke-82, dan memberi assist untuk gol Arda Guler. Kecepatan serta kemampuan dribelnya membuatnya menjadi salah satu pemain yang menonjol dalam kemenangan tersebut.
Rentetan penampilan itu datang setelah Diomande bergabung dengan Madrid dari RB Leipzig pada awal musim dengan nilai transfer 125 juta euro. Besarnya biaya transfer membuat ekspektasi terhadapnya tinggi. Namun, setelah memulai musim tanpa kontribusi gol, ia kini mulai menunjukkan dampak yang diharapkan dari seorang pemain yang didatangkan dengan investasi besar.
Madrid menjaga posisi di papan atas LaLiga
Kemenangan atas Santander membawa Madrid mengoleksi 27 poin dan menempati peringkat ketiga klasemen. Mereka terpaut satu poin dari Atletico Madrid di posisi kedua dan tiga poin dari Barcelona yang berada di puncak. Dengan persaingan yang rapat, hasil ini penting untuk menjaga jarak dengan dua rival terdekatnya.
Penampilan Diomande juga hadir pada saat Madrid harus kehilangan Vinicius Jr. Pemain Brasil itu menjalani hukuman larangan bermain empat pertandingan setelah menjambak Nathan Saliba dalam laga melawan Villarreal pada awal bulan sebelumnya. Ia dijadwalkan kembali setelah jeda internasional pada pertengahan November.
Absennya Vinicius memberi ruang bagi Diomande untuk tampil di lini serang. Dua laga melawan Sevilla dan Santander memperlihatkan bahwa ia mampu memanfaatkan kesempatan tersebut, baik melalui gol maupun keterlibatan dalam serangan. Meski demikian, persaingan untuk mempertahankan tempat di susunan pemain akan menjadi tantangan berikutnya ketika Vinicius kembali.
Bagi Madrid, hasil di Santander bukan sekadar tambahan tiga poin. Tim besutan Jose Mourinho kini memasuki jeda berikutnya dengan momentum positif, sementara performa Diomande memberi opsi penting di sektor sayap. Konsistensi pemain muda itu akan menarik dicermati ketika persaingan LaLiga berlanjut dan Madrid berupaya mengejar posisi teratas.
